Tips Memilih Sekolah untuk Anak, Jauhkan Tekad Orang Tua

Apa yang orang tua pertama kali pertimbangkan dalam memilih sekolah untuk anak? Selain pendidikan di rumah, pilihan sekolah akan memberi pengaruh pola pikir pada anak. Karenanya menentukan sekolah yang pas untuk anak sangat perlu diperhatikan.

Selain persoalan biaya, ada banyak hal lain yang perlu dipertimbangkan. Seperti lokasi sekolah, lingkungan dan peraturan tidak tertulis yang digunakan sekolah. Yang juga perlu diperhatikan yaitu jangan sampai sekolah yang dipilih justru memberatkan Anda sebagai orang tua dan anak yang menjalaninya.

Banyak orang tua membebani anak dengan tekadnya. Perlu diingat anak tidak mempunyai kewajiban untuk memenuhi mimpi dan tekad orang tua. Jadi pastikan memilih sekolah untuk anak bukan untuk memenuhi tekad dan gengsi Anda semata. Pertimbangkan kepentingan dan keperluan anak.

Pahami Keinginan Anak dan Orang Tua

Melibatkan pilihan anak dalam mengambil keputusan sekolah mana yang diharapkan akan membantunya untuk tumbuh lebih bijak. Jangan sampai hanya harapan untuk memenuhi ego orang tua, membuatmu melupakan kepentingan anak.

Baca Juga: Sekolah di BSD

Cari tahu apa yang menjadi preferensi anak, apa saja yang dia sukai. Dan arahkan anak untuk menerima yang dia inginkan. Yang sering kali terjadi, orang tua mengutamakan gengsi supaya dipandang lebih dan mengorbankan kepentingan anak.

Melibatkan anak dalam memilih sekolah juga akan membantunya untuk merasa dapat menggapai masa depannya. Jangan jadikan anak sebagai objek ego dan alat pemuas ego orang tua. Anak juga mempunyai masa depan atas pilihannya sendiri, bukan untuk memenuhi mimpi dan tekad orang tua.

Mengenal Tradisi Sekolah Sangatlah Penting

Memberikan yang terbaik untuk anak memang baik. Tapi jangan jadikan alasan ini untuk memenuhi ambisimu. Berniat untuk menyekolahkan anak di satu sekolah yang dinilai baik memang penting. Tapi lebih penting mengenal bagaimana sekolah yang menjadi tujuanmu dalam menilai bullying.

Mengenal ‘tradisi’ sekolah juga sangat penting. Tanyakan makna mahir berdasarkan gurunya. Bagaimana makna ‘baik’ berdasarkan sekolah. Jangan sampai anak kita terjebak dalam pengajaran yang justru membuatnya menjadi pribadi apatis dan tak peduli terhadap orang lain.

Jadi, siapkah Anda sebagai orang tua menyingkirkan gengsi dan tekad? Selalu ingat anak bukanlah properti untuk ajang pamer.

Simak Juga: Sekolah Internasional di Jakarta

admin@jeta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Cara Mengatasi Galau dengan Berolahraga

Mon Aug 26 , 2019
<figure class="wp-block-image"><img src="https://www.dwight.edu/uploaded/photos/ABOUT/Stories/Faculty_Blog/Why_Choose_the_IB/MSP_15-11-04_13.49.18.jpg" alt=""/></figure> <p>Apa yang orang tua pertama kali pertimbangkan dalam memilih sekolah untuk anak? Selain pendidikan di rumah, pilihan sekolah akan memberi pengaruh pola pikir pada anak. Karenanya menentukan sekolah yang pas untuk anak sangat perlu diperhatikan.</p> <p>Selain persoalan biaya, ada banyak hal lain yang perlu dipertimbangkan. Seperti lokasi sekolah, lingkungan dan peraturan tidak tertulis yang digunakan sekolah. Yang juga perlu diperhatikan yaitu jangan sampai sekolah yang dipilih justru memberatkan Anda sebagai orang tua dan anak yang menjalaninya.</p> <p>Banyak orang tua membebani anak dengan tekadnya. Perlu diingat anak tidak mempunyai kewajiban untuk memenuhi mimpi dan tekad orang tua. Jadi pastikan memilih sekolah untuk anak bukan untuk memenuhi tekad dan gengsi Anda semata. Pertimbangkan kepentingan dan keperluan anak.</p> <p><strong>Pahami Keinginan Anak dan Orang Tua</strong></p> <p>Melibatkan pilihan anak dalam mengambil keputusan sekolah mana yang diharapkan akan membantunya untuk tumbuh lebih bijak. Jangan sampai hanya harapan untuk memenuhi ego orang tua, membuatmu melupakan kepentingan anak.</p> <p>Baca Juga: <a href="https://www.swa-jkt.com/">Sekolah di BSD</a></p> <p>Cari tahu apa yang menjadi preferensi anak, apa saja yang dia sukai. Dan arahkan anak untuk menerima yang dia inginkan. Yang sering kali terjadi, orang tua mengutamakan gengsi supaya dipandang lebih dan mengorbankan kepentingan anak.</p> <p>Melibatkan anak dalam memilih sekolah juga akan membantunya untuk merasa dapat menggapai masa depannya. Jangan jadikan anak sebagai objek ego dan alat pemuas ego orang tua. Anak juga mempunyai masa depan atas pilihannya sendiri, bukan untuk memenuhi mimpi dan tekad orang tua.</p> <p><strong>Mengenal Tradisi Sekolah Sangatlah Penting</strong></p> <p>Memberikan yang terbaik untuk anak memang baik. Tapi jangan jadikan alasan ini untuk memenuhi ambisimu. Berniat untuk menyekolahkan anak di satu sekolah yang dinilai baik memang penting. Tapi lebih penting mengenal bagaimana sekolah yang menjadi tujuanmu dalam menilai bullying.</p> <p>Mengenal ‘tradisi’ sekolah juga sangat penting. Tanyakan makna mahir berdasarkan gurunya. Bagaimana makna ‘baik’ berdasarkan sekolah. Jangan sampai anak kita terjebak dalam pengajaran yang justru membuatnya menjadi pribadi apatis dan tak peduli terhadap orang lain.</p> <p>Jadi, siapkah Anda sebagai orang tua menyingkirkan gengsi dan tekad? Selalu ingat anak bukanlah properti untuk ajang pamer.</p> <p>Simak Juga: <a href="https://www.swa-jkt.com/life-at-swa/international-schools-putting-the-student-first/">Sekolah Internasional di Jakarta</a></p>
galau